Jumat, 20 November 2015

MAHAMERU


I'm Indonesian

Sudah cukup banyak yang menceritakan keindahan Mahameru. Begitulah......karena  khususnya di Pulau Jawa,  selain merupakan gunung tertinggi, Mahameru juga menyediakan “Paket” komplit berupa lokasi-lokasi yang jarang disediakan di pegunungan lain. Pos Base camp dengan fasilitas penginapan, titik sumber air pada setiap lokasi pemberhentian, track mulai dari datar hingga hampir 90 derajat, padang savana, danau, hutan pinus, kawah, jalur berpasir menuju puncak dan lain sebagainya.

Senin, 08 Desember 2014

Pendakian Sumbing, Dibuang Sayang

Ah.....sempat juga.

Pesan SMS terakhir dari seorang kawan mengingatkan lagi akan sebuah permintaan satu atau mungkin dua tahun yang lalu waktu mendaki di Semeru.

“mas ceritakan lah pendakian konyolmu”

Haha..biasa setiap mendaki, pasti ada cerita.

Sebenarnya saya malas menceritakan. Semacam aib sih. Karena tanpa bermaksud sombong, saya memang tidak punya catatan buruk dalam mendaki hehehe

Tapi....demi kebaikan bersama, ok lah saya ceritakan sedikit. Boleh tersenyum, atau tertawa, atau blank. Namun, terpenting hal seperti ini semoga tidak terjadi pada sahabat-sahabat pendaki. Semoga sahabat pendaki memang mempersiapkan dengan baik saat mau mendaki. Bukan apa- apa, karena saaat kita kedapatan pada kondisi konyol, percayalah yang di fikiran kita saaat itu bukan “wow...keren, lucu, pengalaman berharga!!”. Bukan!! Yang terfikirkan hanya semoga waktu berjalan lebih cepat agar segera melewatinya!. Percayalah. ^_^






Sumbing, Kehujanan


Selasa, 23 Juli 2013

Pendakian Merbabu, Saat Pesaudaraaan Terbit


Dan tiba-tiba kami saling menyapa, saat awal kami bertemu.
Dan kemudian kami saling mengakrabi, bahkan saat kami belum saling mengenal nama.
Dan  selanjutnya....saat kami berpisah....maka sesuatu hal terbit...kami menjadi insan-insan bersaudara.
sebuah persahabatan
Sapa Merbabu...saat persaudaraan terbit.

Sabtu, 06 April 2013

Seperseratus Dari Indonesia (Batu jai, Lombok)
















-- : -- : ---- Dalam hangatnya keluarga
Tidak ingat di masa  berapa. Mungkin 15 atau 17 tahun yang lalu. Yang jelas saat itu saya selalu berharap agar setiap semester cepat berlalu. Sederhana saja, karena orang tua  bekerja sebagai guru, jadi setiap semester selalu ada tour wisata dari sekolahnya. Dan saat-saat itu saya terus berdoa agar orang tua turut mengajak saya dalam tour itu. Itu..ya, hanya itu yang saya harapkan, mengunjungi suatu tempat, melihat tempat itu, dan menceritakan, hal itu sangat membahagiakan. Itu saja yang menjadi doa saya agar setiap semester cepat berlalu.  Dan tentu, ketika sudah pada waktunya dengan pintar saya menyapa orang tua dengan sapaan lembut sambil berkata “bapak saya diajak ya”
Kalian tahu? Saya sangat suka berhijrah. Melewati tanah-laut indonesia!

Minggu, 30 September 2012

Pendakian Sumbing, Alam Sunyi Sumbing.




Ya... tak akan lari mereka dikejar, tunggulah...tunggulah saat edelwies memutih bersih, sungai-sungai hutan mengalir gemricik, dan hutan cemara bersanding montane tampak rimbun menghijau. Saat itu akan ada ladang sabana ilalang segar menghias lembah. Sunyi dan damai. Engkau tahu apa yang nantinya engkau rasa. Tak akan malu engkau berkata “aku tak mau pulang cepat, biarkanlah aku berlama-lama”, dan tak akan lelah kau bermain dengan pasir di kaldera puncak sambil menulis nama, dan mungin tak akan segan engkau berkata “aku tidak mau lupa, aku tidak mau mata ini saja yang menjadi saksi”... Tapi tunggulah,,karena itu tidak sekarang.
http://mukidi.files.wordpress.com/2009/11/kawasan-lindung-dengan-tembakau.jpg

……………

Minggu, 24 Juni 2012

Pendakian Lawu, Ketika Jari Menggapai Langit

“Saat kami sudah berkumpul di Pom bensin Tembalang, saat kami sudah merasa semua keperluan sudah dirasa cukup. Logistik, tenda, SB, dan semua keperluan,tiba-tiba  1 (satu) menit ketika akan berangkat koordinatornya bilang “oh..iya kami tidak ada yang bawa kamera!”. Waduh, biar mata menjadi saksi??? Gubrak!

 
LAWU, KAMI MENDAKI
                                            Saat di Puncak

Seorang bijak pernah berkata. “Terkadang, bukan kenangan buruk yang membuatmu bersedih, tapi kenangan indah yang kamu tahu, tak akan terulang kembali.”. Saya punya kenangan indah itu, yaa,,saat di Lawu. Saat persaudaraan menjadi terasa lebih indah ketika dikelilingi oleh edelwies, saat jiwa menjadi lebih segar ketika beramai-ramai menyambut mentari dan embun pagi, saat mimpi kami serasa terbang meninggi  ketika jari-jari kami menyentuh langit. Entah kapan bisa terulang (saya kok tidak yakin), dan entah berapa lama merindukan. Ehm….mending kerinduannya ditulis saja, anggap saja biar tidak hanya saya yang merasakan ini (egois ya he,e,e). 

Lawu….saat jari-jari kami akhirnya menyentuh langit. Disinilah saya ingin bercerita.


Sabtu, 07 Januari 2012

Batam Part II, Lake and Team


Dalam sejarah melayu, terdapat seorang nama yang hampir seluruh bangsa melayu mengenalnya. Beliau adalah pahlawan dan pejuang luar biasa yang berasal dari Johor, Kep.Riau. Hang Nadim namanya. Kepahlawanannya mulai dikenal setelah berhasil mengalahkan Portugis dalam beberapa pertempuran di Malaka tAhun 1500-an masehi di bawah kepemimpinannya .

Sekarang ini hang Nadim ada di depanku. Tentu bukan tampak seperti manusia he,e,e. Hang Nadim yang ada di depanku adalah sebuah nama  bandhara Internasional yang ada di Batam. Aku akhirnya sampai di Bandara yang dibangga-banggakan oleh masyarakat kota Batam. Salah satu yang menjadi kebanggaan ternyata bandara Hang Nadim mempunyai landasan pacu terpanjang se Asia Tenggara. Panjang landaan itu sendiri mencapai lebih dari empat Km.